Pages

Friday, April 11, 2014

Indirect Onlay Composite Sebagai Tambalan Sementara

Salah satu handmate Indirect Onlay Composite selama1,5 jam dengan  composite Dentsply CeramX  Mono. Digunakan sebagai restorasi Onlay sementara. Tahapannya: Pertama setelah mendapatkan model kerjanya ( 1) maka di aplikasikan larutan CMS disekitar kavitas dengan tujuan agar restorasi mudah dilepas dari kavitas. Kemudian aplikasikan komposit warna A3 dengan teknik centripetal dengan pertama kali  membentuk bagian dinding bukomesial dilanjutkan dengan bagian dasar kaviatas (2) lalu lakukan peninggian bagian bukomesial sampai oklusal (3). Berikutnya aplikasikan composite dengan selapis demi selapis sampai bagian oklusal dengan composite warna A2 dengan diikuti pembentukan detail bagian fit, fissure dan groove (4) . Terakhir dilakukan pemolesan menggunakan soflex 3M (5). Beginilah hasilnya...(6)


Wednesday, April 09, 2014

Tambalan kelas 1 composite dengan tehnik cups successive buildup



Selamat pagi dan tetep semangat,,,bagaimana kabar TS semua semoga tetap dalam lindungan Allah SWT. yuk kita lanjut diskusi kasusnya..Begini ni ceritanya 2 hari yang lalu saya kedatangan pasien laki-laki umur 21 th, mengeluhkan gigi geraham kanan bawah berlubang sejak 6 bulan yang lalu, sering terasa ngilu jika terkena minuman dingin dan manis, belum pernah sakit berdenyut. Pasien ingin gigiya ditambal. Selama anamnesis pasien tidak mengeluhkan adanya riwayat sistemik dan riwayat penyakit gigi lainnya. Pada pemeriksaan klinis ditemukan karies media di bagian oklusal yang hampir mengenai daerah mesial . Sondasi positif, tekan dan perkusi negatif, tidak terdapat kegoyangan dan jaringan sekitar dalam batas normal. Dari hasil pemeriksaan tersebut dapat disimpulkan diagnosis nya pulpitis reversible gigi 46 dengan rencana perawatan penambalan kelas 1 composite dengan  tehnik cups successive buildup.


Sunday, March 16, 2014

Dampak Penggunaan Arsen



Selamat malam TS semua..semoga tetap dalam lindungan Allah SWT. ..Amiiinn

Setelah meninjau beberapa jurnal sebelumnya. Maka pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi satu topik yang cukup menarik dan seringkali kita lakukan namun sangat bahaya jika terus dibiarkan. Adalah arsen triokside (As2O3) salah satu bahan yang biasa digunakan dalam perawatan  devitalisasi di bidang kedokteran gigi. Meskipun mempunyai efek samping yang sangat toksik, arsen sering manjadi pilihan utama bagi beberapa dokter gigi. Entahlah apa karena keterbatasan alat dan ketidakmampuan tehnik sehingga perawatan saluran akar yang ideal sulit untuk dilakukan. Penulis belum menemukan referensi baik dari textbook maupun jurnal yang menyatakan bahwa perawatan devitalisasi dengan menggunakan arsen trioksid maupun formaldehid berhasil dengan baik, meskipun secara eviden base atau pengalaman beberapa dokter gigi dilapangan keberhasilan perawatan devitalisasi cukup memuaskan. Namun yang perlu diingat perawatan devitalisasi yang tidak dikerjakan dengan hati-hati memiliki efek samping yang cukup membahayakan. Menurut Endang Sukartini dkk dalam jurnalnya Endodontic Treatment failure caused by arsen utilization as devitalization material  menyatakan bahwa  penggunaan arsen dalam mematikan pulpa dapat juga menyebabkan kerusakan jaringan periodontal, periodontitis, abses, osteomyelitis dan bahkan kematian. Maka dari itu hal-hal tersebut harus menjadi perhatian serius bagi para praktisi.