Pages

Saturday, March 01, 2014

Biodentine ™



Biodentine ™ :
Semen bioaktif baru untuk tindakan direct pulp capping

Oleh : Till Dammaschke
Diterjemahkan oleh drg.Martariwansyah

Ringkasan
     Biodentine ™  adalah semen bioaktif baru dengan bahan-bahan mekanis menyerupai dentin. Biodentine ™  digunakan sebagai pengganti dentin pada mahkota dan akar. Biodentine ™ memiliki efek positif pada sel pulpa vital dan merangsang pembentukan dentin tersier. Pada saat berkontak langsung  dengan jaringan pulpa maka akan merangsang  pembentukan dentin reparatif . Hal ini mendorong penggunaannya untuk direct capping setelah pulpa terekpose akibat kesalahan prosedural  pada gigi 1.5 pasien  laki-laki umur 22 tahun. Pertama, seluruh rongga diisi dengan Biodentine ™ . Tiga bulan kemudian semen dikurangi dan ditambal dengan komposit. Saat follow up 6 bulan kemudian, pada pemeriksaan  klinis gigi tampak normal, tes sensitifitas positif dan tes perkusi negatif. Rontgen foto menunjukkan tidak ada kelainan periapikal. Bahan-bahan penyusun Biodentine ™  semakin  ditingkatkan, sehingga produk ini dapat menjadi alternatif yang menarik selain kalsium hidroksida. Biodentine ™ bermanfaat untuk direct pulp capping; dalam kasus-kasus tertentu dapat menghasilkan vitalitas gigi dalam jangka panjang.

Friday, February 28, 2014

Biofilm



Biofilm
Oleh :
drg.M Yoga Widiyanto, drg. Martariwansyah, drg. Snataka Pribadidan drg.Alfiani
(Residen Konservasi Gigi Unpad Tahun 2013)




Bakteri adalah penyebab utama dalam penyakit periodontal. Lebih dari 500 jenis bakteri yang dapat ditemukan dalam plaque.1  Bakteri ini berevolusi untuk bertahan hidup di permukaan gigi, epitel gingiva, dan rongga mulut. Penemuan terbaru menyatakan bahwa plak gigi adalah biofilm. Perubahan konsep tentang struktur plak gigi telah meningkatkan pemahaman kita tentang mengapa periodontitis sangat sulit untuk diatasi dan akan mempengaruhi cara yang digunakan untuk mencegah dan mengendalikan periodontitis di masa yang akan datang.
Download makalah lengkap disini

Wednesday, February 26, 2014

Efek anestesi lokal



Efek anestesi lokal yang berdurasi panjang terhadap nyeri setelah dilakukan perawatan saluran akar pada gigi dengan pulpitis irreversible: Uji klinis secara acak
 

Ahmed Al-Kahtani *
Department of Restorative Dental Sciences, College of Dentistry, King Saud University, P.O. Box 60169, Riyadh 11545, Saudi Arabia

Received 1 December 2012; accepted 10 January 2013, Available online 26 January 2013

Kata Kunci
Anestesi lokal , Pulpitis Irreversible , Nyeri setelah tindakan , Lidokain, Bupivakain

Abstrak
Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk membandingkan Efek obat anestesi lokal yang berdurasi panjang terhadap rasa sakit setelah dilakukan tindakan perawatan saluran akar pada gigi dengan pulpitis irreversible

Saturday, March 12, 2011

Kuak Misteri, Gigi Manusia Hobit Flores Dibor


Masih jadi kontroversi, apakah hobit Flores adalah spesies baru atau manusia purba kerdil.

VIVAnews -- Hingga saat ini, fosil wanita yang ditemukan di Liang Bua, Flores, masih jadi misteri. Sebab, ukurannya jauh lebih kecil dari manusia normal, sekitar 1 meter.


Perdebatan pun mengemuka, apakah 'Homo floresiensis 'alias manusia 'hobit' dari Flores itu adalah spesies baru nenek moyang kita atau manusia purba yang menderita kelainan genetika yang membuatnya bertubuh mini.

Tuesday, December 30, 2008

Sembuhkan Luka Luar Dengan Air Liur

Pernahkah Anda perhatikan, jika Anda mencabut gigi, maka luka karena cabutan gigi cepat sekali sembuh. Hal ini berbeda dengan luka yang dialami seseorang di kulit yang cenderung lebih lama sembuhnya. Apalagi, jika sampai terjadi operasi, penyembuhannya bisa memakan waktu hingga berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Ternyata perbedaan ini terjadi karena luka pada cabutan gigi terkena air liur. Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti Belanda melakukan penelitian dengan mengidentifikasi satu zat di dalam air liur manusia.

Dalam laporan di The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology, para peneliti menemukan protein kecil histain di dalam air liur manusia yang dapat membunuh bakteri sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan harapan pada seseorang yang menderita luka kronis seperti penderita diabetes, luka traumatis, maupun luka bakar.

Studi ini diperuntukan bukan hanya menjawab mengapa hewan menjilat luka mereka namun studi ini lebih jauh diperuntukkan agar kita dapat memandang bahwa air liur merupakan salah satu sumber obat baru. Karena air liur diproduksi secara masal, maka air liur dapat berfungsi sama dengan krim antibiotik maupun alkohol gosok.

Jika terluka karena terkena sesuatu atau terjatuh kita dapat menggunakan air liur untuk mengobatinya. Tinggal oleskan ke bagian luka, maka luka tersebut akan lebih cepat sembuh. Bagaimana pendapat Anda? disadur dari Team Andriewongso.com